Saturday, 16 December 2017 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Alhamdulillah, sampai saat ini kami sudah mengirim lebih dari 10.000 paket ke berbagai kota di Indonesia dan ke beberapa Negara, dan masih terus bertambah InsyaAllah. *Update Agustus 2016.
Home » Blog » Dahsyatnya Sebuah Keikhlasan
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Dahsyatnya Sebuah Keikhlasan

7 December , 2014 , Category : Blog

Dahsyatnya Sebuah Keikhlasan

Dahulu, 100 rumah orang-orang miskin dan janda di kota Madinah setiap hari menerima kiriman bahan-bahan pokok makanan tanpa mereka ketahui siapa yang mengirimnya. Lalu, di saat Ali bin al-Hasan -Rahimahullah- wafat barulah mereka tahu bahwa beliau-lah orang yang setiap malam mengirimkan bahan makanan pokok ke 100 rumah orang-orang miskin dan janda tersebut. Dari mana mereka tahu?Karena sejak kematian Ali bin al-Hasan -Rahimahullah-  itulah, rumah-rumah itu tidak lagi mendapatkan kiriman bahan-bahan pokok makanan itu.

Betapa hebatnya sang tokoh yang mulia ini, berbuat kebaikan tanpa ingin diketahui oleh siapapun selain Allah –Subhanahu wa Ta’ala-, Robb Yang Menciptakan dan Memiliki-nya. Sifat apakah yang melekat di jiwanya? Ya Ikhlas.

Ikhlas berarti bersih dan murni, dimana seorang yang ikhlas berarti memiliki jiwa atau Qolbu yang bersih dan murni hanya untuk Allah –Subhanahu wa Ta’ala- dalam berkata dan beramal.Dia tidak tinggalkan suatu amal karena orang lain, karena dia tau itu adalah satu sikap riya. Dia juga tidak kerjakan satu amal karena orang lain, karena dia tau bahwa hal itu berarti syirik. Dia beramal atau meninggalkan satu amal karena Allah –Subhanahu wa Ta’ala- yang perintahkan dia pun berharap Allah –Subhanahu wa Ta’ala- yang memerintahkan hal itu akan meridhoinya dan menerimanya.

Taukah Anda bagaimana kedahsyatan Ikhlas?

Pertama, setiap amal ibadah hanya akan diterima oleh Allah –Subhanahu wa Ta’ala- dengan keikhlasan. Berapa banyak engkau sujud dan ruku`? Berapa lama sudah engkau menahan haus dan lapar saat Ramadhan? Berapa juta sudah engkau keluarkan untuk infaq dan sedekah? Mudah-mudahan semua itu dilandasi ikhlas kepada Allah –Subhanahu wa Ta’ala-, sehingga semuanya diterima dan diridhoi-Nya. Kalau tidak, sia-sialah amalmu tanpa hasil pahala yang akan kau dapatkan nanti di surga.

Rasulullah –Shalallahu ‘alaihi wa Sallam- bersabda: “Allah `Azza wa Jalla tidak menerima satu amal ibadah kecuali yang ikhlas dan mengharapkan (bisa memandang) wajah-Nya”. (HR. Nasai dengan sanad yang jayyid)

Kedua, kemenangan kaum muslimin dan kebangkitan peran mereka menjadi penguasa dunia akan diberikan oleh Allah –Subhanahu wa Ta’ala-  dengan sebab doa-doa dan keikhlasan orang-orang yang lemah di kalangan mereka.

Rasulullah –Shalallahu ‘alaihi wa Sallam- bersabda:

“Allah akan memenangkan umat ini disebabkan orang-orang lemah di antara mereka, yaitu dengan doa-doa mereka, sholat-sholat mereka dan keikhlasan mereka”. (HR. Nasai dengan sanad yang sohih)

Ketiga, keikhlasan menggambarkan jiwa pemiliknya yang bersih dari berbagai penyakit seperti dengki, iri dan khianat.

Keempat, dengan keikhlasan, banyak sekali keteledoran dan dosa-dosa yang kita lakukan diampuni oleh Allah –Subhanahu wa Ta’ala-.

Kelima, amal-amal yang asalnya mubah untuk dilakukan dapat berubah menjadi ketaatan yang bernilai di sisi Allah –Subhanahu wa Ta’ala- jika disertai dengan keikhlasan jiwa.

Keenam, banyak sekali kesulitan dunia akan dimudahkan dan banyak sekali doa yang dipanjatkan akan dikabulkan, jika dilakukan dengan keikhlasan.

Ketujuh, dengan keikhlasan berbagai was-was yang selalu membisiki jiwa akan terkikis. Allah –Subhanahu wa Ta’ala- berfirman: 

Iblis berkata: “YaTuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di mukabumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”. (QS. Al-Hijr [15]: 39-40)

Kedelapan, keikhlasan akan melahirkan jiwa yang penuh bijaksana dan pandangan yang tajam.

Kesembilan, dengan keikhlasan seorang akan meraih pahala yang melimpah walau mungkin saja dia tidak bisa mewujudkan amalnya karena kondisi sakit atau halangan lainnya.

Kesepuluh, keikhlasan dapat menyelamatkan seseorang dari berbagai fitnah sepanjang zaman

Kesebelas, dengan keikhlasan seseorang akan meraih kenikmatan yang tiada tara di surga nanti. Allah –Subhanahu wa Ta’ala- berfirman:

“Tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu, Yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan, di dalam surga-surga yang penuh nikmat.” (QS. As-Soffat [37]: 40-43)

Kedua belas, Allah –Subhanahu wa Ta’ala- begitu mencintai orang-orang yang jiwanya penuh keikhlasan. Sungguh sangat beruntung mereka yang dicintai Allah –Subhanahu wa Ta’ala-, karena kecintaan-Nya akan Dia umumkan kepada semua Malaikat-Nya yang mulia. Saat itulah nama yang sama sekali tak dikenal oleh orang di sekelilingnya justru malah sangat terkenal sebagai sosok istimewa di hadapan Allah –Subhanahu wa Ta’ala- dan para Malaikat-Nya.

Apakah standar utama menilai keikhlasan?

  1. Setiap amal yang engkau kerjakan hanya berharap mendapatkan kemuliaan bertemu dengan Allah –Subhanahu wa Ta’ala- nanti di surga. Allah –Subhanahu wa Ta’ala- menegaskan bahwa ibadah sholat-pun sangat berat kecuali bagi mereka yang khusyu; yaitu mereka yang ikhlas jiwanya. Mereka (menurut Allah –Subhanahu wa Ta’ala-) adalah orang-orang yang yakin berjumpa dengan Allah –Subhanahu wa Ta’ala-.
  2. Amal yang engkau kerjakan sembunyi-sembunyi jauh lebih engkau sukai dibandingkan dengan amal yang engkau kerjakan terang-terangan. Salah satu 7 tokoh yang akan mendapatkan naungan Allah –Subhanahu wa Ta’ala- nanti di hari kiamat adalah seseorang yang bersedekah sembunyi-sembunyi, sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.
  3. Engkau lebih percantik dan perindah batinmu dibandingkan dengan fisikmu. Fisik di sini bukan amal perbuatan, tetapi tubuh, pakaian atau tempat tinggal, karena amal perbuatan adalah bukti nyata dari baik dan buruknya batin seseorang.
  4. Hobbimu hanyalah dakwah di mana saja kau berada

Rasulullah –Shalallahu ‘alaihi wa Sallam- menceritakan tentang pejuang yang ikhlas:

“Tuba (satu pohon di dalam surga) bagi seorang hamba yang memegang kekang kudanya fi sabilillah dengan rambut kusut dan kedua kaki berdebu. Jika dia diperintah untuk berada di barisan depan, diapun siap di barisan depan dan jika dia diperintahkan untuk berada di barisan belakang, maka diapun siap di barisan belakang”. (HR. Bukhori)

  1. Engkau begitu cemas jika amalmu tak diterima Allah –Subhanahu wa Ta’ala-. Kecemasanmu semakin mendorongmu untuk selalu memperbaiki kualitas amal agar semakin mendekati titik sempurna, walaupun tak mungkin bisa sempurna.

Aisyah –Radhiyallahu ‘anha- pernah bertanya tentang orang-orang yang dimaksud dalam firman Allah –Subhanahu wa Ta’ala-:

 “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka”. (QS. al-Muminun [23]: 60)

Maka, Rasulullah –Shalallahu ‘alaihi wa Sallam- menyebutkan tentang mereka: “Mereka adalah orang-orang yang shoum, sholat dan bersededah, tetapi tetap merasa takut kalau-kalau Allah tidak menerima amal-amal mereka. Merekalah orang-orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan”. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan sanad yang sohih)

Ingatlah firman Allah –Subhanahu wa Ta’ala-:

“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha kearah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya diterima dengan baik”. (QS. Al-Isro [17]: 19)

Amal yang dilandasi dengan dasar-dasar kebenaran syariat Islam dan dipenuhi oleh jiwa keikhlasan untuk berjumpa dengan Allah –Subhanahu wa Ta’ala-, maka amalnya akan disyukuri, yaitu pahala dan balasannya akan diterima, ditambah dan disimpan di sisi Allah –Subhanahu wa Ta’ala-. Semoga Allah –Subhanahu wa Ta’ala- memberikan taufik kepada kita untuk memiliki jiwa ikhlas. WAllahu ta’ala a’lam…

Agar Mudah Shalat Malam

31 January , 2015 , Kategori : Blog
Agar Mudah Shalat Malam

Di antara tanda-tanda meningkatnya iman seseorang adalah hatinya selalu cenderung untuk melakukan ketaatan kepada Allah .Upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah  adalah dengan berusaha melakukan amal ibadah yang sangat dicintai dan diridhoi-Nya.Di antara amalan-amalan yang paling dicintai, diridhoi, dan... baca selengkapnya

Balasan Bagi Mereka Yang Jujur

18 January , 2015 , Kategori : Blog
Balasan Bagi Mereka Yang Jujur

Islam merupakan agama yang sempurna bagi umat manusia. Salah satu kesempurnaan ajaran Islam adalah perintah berlaku jujur dalam ucapan dan perbuatan. Dengan kejujuran, manusia menjadi penuh kemuliaan. Jujur memang sebuah perkara yang membutuhkan keberanian dari pelakunya. Dikarenakan jujur terkadang... baca selengkapnya

Agar Berbicara Bernilai Pahala

18 January , 2015 , Kategori : Blog
Agar Berbicara Bernilai Pahala

Berbicara merupakan karunia Alloh  yang sangat luar biasa kepada para hamba-Nya. Ada sebagian manusia terlahir di dunia ini dalam kondisi bisu dan merindukan bicara walau sepatah kata. Namun bagi banyak orang, berbicara seringkali menjadi sumber petaka karena lisannya tidak... baca selengkapnya

Do’a Memohon Selalu Dalam Kebenaran

18 January , 2015 , Kategori : Blog
Do’a Memohon Selalu Dalam Kebenaran

رَبِّأَدْخِلْنِيمُدْخَلَصِدْقٍوَأَخْرِجْنِيمُخْرَجَصِدْقٍوَاجْعَلْلِيمِنْلَدُنْكَسُلْطَانًانَصِيرًا “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar, dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong(ku)”. (QS. al-Isra : 80) Dalam ayat ini, Allah -subahanahu wa ta’ala-... baca selengkapnya

Membangun Tradisi Kejujuran

15 January , 2015 , Kategori : Blog
Membangun Tradisi Kejujuran

As-Shidq adalah mengatakan atau melakukan kebenaran. As-Shidq diartikan pula perkataan dan perbuatan yang sesuai dengan kebenaran. Imam Nawawi -Rahimahullah- mengartikan as-shidq yaitu mengabarkan sesuatu yang sesuai dengan realitanya.Karena itu, as-shidq sering diartikan dengan kejujuran. Kejujuran bisa dibilang adalah harta... baca selengkapnya

  • belanjamahal
    @Ina_Rosma_ariana :Sama-sama. Semoga semua buku yang Anda beli bisa bermanfaat bagi Anda, keluarga serta orang »
  • Ina Rosma Ariana
    Paket bukunya sudah diterima semua,,, terima kasih banyak,,, pelayanannya memuaskan & cepat. Maaf bngt bar »
  • belanjamahal
    @ Andi Muhammad Cakra D... Alhamdulillah.... Semoga Buku & al-Qur'an nya bisa bermanfaat dunia dan Akhirat.... »
  • Andi Muhammad Cakra D.
    Asslamualaikum wr. wb. baru OL susah jaringan di BOMBANA sulawesi tenggara, tp alhamdulillah kiriman buku dan »
  • belanjamahal
    Wa'alaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh... Alhamdulillah.. Kami turut bahagia, semoga alqur'an dan bukuny »

Buku Pilihan

Pilih Kategori

Arsip

Statistik Web

Flag Counter

Trafik

0001879589
  • Hari ini:1132
  • Minggu ini:5800
  • Bulan ini:9160
  • Total1879589
Users Online: 2
Kurma Premium

Produk Herbal